Jum’at, 5 Juli 2024
Edisi 1427 : Choirudin (Pengawas Madrasah) – workshop implementasi kurikulum merdeka (KKMI kecamatan mojoanyar, bangsal, kutorejo dan dlanggu)
Hadir Sebagai Inspirasi
Mojokerto, (05/07/2024). Bertempat di MI Sunan Ampel Bangsal (kamis, 4 Juli 2024) serangkaian kegiatan workshop Implementasi Kurikulum Merdeka berjalan dengan baik dan lancar. Kegiatan ini digagas oleh Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKMI) kecamatan bangsal, mojoanyar, dlanggu dan kutorejo, dengan jumalah peserta sekitar 150 guru kelas 2, 5 dan koordinator akademik/ kurikulum tiap satuan Pendidikan, Pengawas Madrasah dan ketua KKMI 4 kecamatan.
Dalam sambutan pembuka sukowiyono (ketua KKMI kabupaten Mojokerto) menyampaikan bahwa Kurikulum Merdeka merupakan upaya inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberikan kebebasan dan fleksibilitas kepada sekolah/ madrasah dalam menyusun dan melaksanakan kurikulum. Kurikulum ini bertujuan untuk menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan, minat, dan potensi peserta didik sehingga mereka dapat berkembang secara optimal. Untuk memastikan keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka, diperlukan pelatihan dan workshop bagi para pendidik/ guru.
Workshop implementasi Kurikulum Merdeka bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang konsep dan prinsip Kurikulum Merdeka. Melatih guru/ pendidik dalam merancang dan melaksanakan kurikulum yang fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Membangun kompetensi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada siswa. Menyediakan forum untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.
Dalam sambutan Bapak Kepala Kantor : Guru/ Pendidik agar selalu mengembangkan kompetensi pedagogik dan professional dengan mengikuti berbagai pelatihan atau workshop dan madrasah mempunyai ciri khas/ khusus/ brand madrasah yang bisa menjadi daya taik sendiri bagi masyarakat, dengan mengembangkan inovasi dan kreatifitas pembelajaran serta lebih menekankan guru harus punya rasa percaya diri yang bagus.
Workshop implementasi Kurikulum Merdeka merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa pendidik dan staf sekolah siap dan mampu melaksanakan kurikulum baru ini dengan efektif. Melalui pelatihan yang komprehensif dan partisipatif, diharapkan para pendidik dapat mengembangkan kurikulum yang lebih relevan dan bermakna bagi siswa, serta menciptakan lingkungan belajar yang mendorong pertumbuhan dan perkembangan optimal peserta didik. Dengan demikian, tujuan Kurikulum Merdeka untuk menghasilkan generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter dapat tercapai.
Kegiatan ini berlangsung lancar dan sangat antusias guru dalam mengikuti. Sebagai narasumber kegiatan ini yaitu Choirudin dan Abdul Kholig. Inti sari dari pemaparan narasumber yaitu Workshop implementasi Kurikulum Merdeka merupakan momen penting bagi para pendidik untuk memahami, merancang, dan melaksanakan kurikulum yang berorientasi pada kebutuhan dan potensi siswa. Untuk memastikan keberhasilan workshop ini, terdapat beberapa harapan yang diinginkan dari berbagai pihak yang terlibat. Harapan yang diharapkan dapat dicapai melalui pelaksanaan workshop implementasi Kurikulum Merdeka sebagai tindak lanjut yautu :
1. Pemahaman yang Mendalam tentang Kurikulum Merdeka. Peserta memahami filosofi dan prinsip dasar Kurikulum Merdeka, termasuk fleksibilitas dan kebebasan dalam pengembangan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Pengetahuan yang komprehensif tentang perbedaan antara Kurikulum Merdeka dengan kurikulum sebelumnya, serta alasan di balik perubahan ini.
2. Kompetensi dalam Merancang Kurikulum
Guru memiliki kemampuan untuk merancang kurikulum yang berbasis pada kebutuhan siswa, dengan penekanan pada pengembangan karakter dan keterampilan abad 21. Pengembangan rencana pembelajaran yang terstruktur dan sesuai dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka, termasuk integrasi mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler.
3. Implementasi Strategi Pembelajaran Inovatif
Guru mampu mengembangkan dan menerapkan strategi pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada siswa, seperti pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kolaboratif, dan penggunaan teknologi. Peningkatan keterampilan guru dalam mengelola kelas yang dinamis dan interaktif, serta mampu menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan dan potensi masing-masing siswa.
4. Evaluasi dan Asesmen yang Efektif
Penerapan pendekatan evaluasi dan asesmen yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka, dengan fokus pada penilaian formatif dan sumatif yang mencerminkan pencapaian kompetensi siswa. Penggunaan berbagai alat dan teknik asesmen untuk mengukur dan mendukung perkembangan siswa, serta memberikan feedback yang konstruktif dan bermanfaat.
5. Kolaborasi dan Partisipasi Aktif
Terjalinnya kolaborasi yang kuat antara guru, dan pihak terkait dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Peningkatan partisipasi aktif dari semua peserta workshop, melalui diskusi kelompok, studi kasus, dan berbagi pengalaman serta praktik terbaik.
6. Rencana Tindak Lanjut yang Jelas
Setiap madrasah memiliki rencana aksi yang terperinci untuk implementasi Kurikulum Merdeka, dengan jadwal monitoring dan evaluasi yang jelas. Pembentukan kelompok kerja atau tim pendukung di madrasah, yang bertugas untuk mengawal dan memastikan keberhasilan implementasi kurikulum baru ini.
7. Motivasi dan Komitmen yang Tinggi
Peserta workshop merasa termotivasi dan bersemangat untuk menerapkan Kurikulum Merdeka di sekolah mereka, dengan komitmen yang tinggi untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik. Peningkatan rasa tanggung jawab dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas sebagai pendidik, sesuai dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka.
8. Dukungan Berkelanjutan
Adanya dukungan berkelanjutan dari pihak terkait lainnya dalam bentuk pendampingan, pelatihan lanjutan, dan penyediaan sumber daya yang diperlukan. Pengembangan komunitas belajar antar madrasah untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, dan solusi terkait implementasi Kurikulum Merdeka.
Dengan harapan-harapan tersebut, workshop implementasi Kurikulum Merdeka diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi para peserta, tetapi juga memotivasi mereka untuk melakukan perubahan positif di madrasah masing-masing. Melalui pemahaman yang mendalam, kompetensi yang tinggi, dan komitmen yang kuat, implementasi Kurikulum Merdeka dapat berjalan dengan sukses, menghasilkan generasi penerus yang lebih cerdas, kreatif, dan berkarakter.
#MariBergerakAyoBerdampak
#MadrasahMajuLajuBermutu
#MadrasahMajuBermutuMendunia
#KementerianSemuaAgama



