Rabu, 23 April 2025
Edisi 1790 : MI Sabilurrosyad Kecamatan Jetis – Kenalkan Simbol Keragaman Agama pada Siswa Kelas 2 Lewat Pembelajaran Interaktif
Hadir Sebagai Inpirasi,
Mojokerto, (23/04/2025). Dalam upaya menanamkan nilai-nilai toleransi sejak dini, seorang guru MI Sabilurrosyad, Ibu Tri Maiyanti, S.Pd., mengajarkan materi tentang Simbol Keragaman Agama kepada siswa kelas 2 melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.
Materi ini merupakan bagian dari mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) yang bertujuan untuk mengenalkan berbagai simbol agama yang ada di Indonesia seperti salib, bulan sabit, stupa, dan lainnya, serta menanamkan sikap saling menghormati antar umat beragama.
Dalam proses pembelajaran, Ibu Tri menggunakan media gambar dan alat peraga berupa miniatur rumah ibadah. Ia juga mengajak siswa bermain kuis tebak simbol dan menggambar rumah ibadah sesuai kepercayaan yang ada di Indonesia.
“Anak-anak sangat antusias. Mereka mulai mengenal bahwa Indonesia memiliki beragam agama dan setiap agama memiliki simbol serta tempat ibadah yang berbeda, tetapi semuanya harus dihormati,” ujar Ibu Tri.
Kepala madrasah, mengapresiasi metode pembelajaran tersebut. Ia menekankan pentingnya pendidikan toleransi sebagai bekal hidup bermasyarakat. “Mengenalkan keberagaman sejak dini akan menumbuhkan rasa saling menghargai dan menjauhkan anak-anak dari sikap diskriminatif.”
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para orang tua siswa yang merasa senang anak-anak mereka mulai memahami pentingnya hidup rukun meskipun berbeda keyakinan.
Dengan pendekatan yang ramah anak dan kontekstual, guru diharapkan terus berinovasi dalam menyampaikan materi-materi PPKn demi membentuk generasi muda yang berjiwa Pancasila dan menjunjung tinggi nilai persatuan dalam keberagaman.
#MariBergerakAyoBerdampak
#MadrasahMajuLajuBermutu
#MadrasahMajuBermutuMendunia
#KementerianSemuaAgama



