Edisi 200 : MI Hidayatul Mubtadiin Bangsal – Cegah Kanker Serviks Sejak Dini Siswi Kelas 5 dan 6 Mendapat Imunisasi HPV.

Minggu, 3 September 2023

Edisi 200 : MI Hidayatul Mubtadiin Bangsal – Cegah Kanker Serviks Sejak Dini Siswi Kelas 5 dan 6 Mendapat Imunisasi HPV.

Mojokerto (MI Hidayatul Mubtadiin Bangsal), 3/9/2023 – Imunisasi HPV (Human Papilloma Virus) merupakan salah satu cara yang cukup efektif untuk mencegah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus ini, seperti kanker serviks. Pemberian imunisasi ini tidak hanya disarankan untuk usia dewasa saja. Sejak usia anak-anak atau sedini mungkin, imunisasi HPV sudah bisa diberikan, agar kekebalan tubuh terhadap infeksi HPV terbentuk sempurna.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kamis (31/8) MI Hidayatul Mubtadiin memberikan  Imunisasi ini yang ditangani oleh 7 petugas kesehatan puskesmas Bangsal yang pesertanya adalah semua siswi kelas 5 dan 6, 59 peserta.

Imunisasi HPV benar-benar perlu diberikan pada anak, dan hal-hal penting lainnya seputar vaksin ini, berikut beberapa yang perlu diketahui seputar imunisasi HPV untuk anak, bahwa vaksin tersebut :

  1. Telah Terbukti Keamanannya Vaksin HPV yang digunakan dalam kegiatan imunisasi untuk anak-anak telah terbukti keamanannya. Sebab, vaksin ini telah melewati berbagai uji klinis yang tak singkat, sebelum akhirnya bisa diberikan ke masyarakat.
  2. Disarankan untuk Diberikan sejak Usia 9 Tahun Seperti telah disebutkan di awal, bahwa imunisasi HPV untuk anak sebaiknya dilakukan sejak dini. Namun, kapan tepatnya? Sejak usia 9 tahun. Di usia ini, respons kekebalan tubuh anak sedang ada di tahap terbaik, sehingga sistem antibodi terhadap virus HPV dapat dikembangkan dengan sempurna dalam jangka panjang. Adapun jumlah pemberian vaksin yang perlu diberikan adalah 2 kali. Dosis pertama diberikan pada saat dikelas 5, lalu dosis kedua diberikan dikelas 6 atau 6 samapi 1 tahun setelah dosis pertama.
  3. Tidak Hanya Mencegah Kanker Serviks Imunisasi HPV juga bermanfaat untuk mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus HPV, seperti pre-kanker anus, pre-kanker vulva, hingga kutil kelamin.
  4. Tidak Menimbulkan Efek Samping yang Berarti Imunisasi biasanya menimbulkan efek samping, tak terkecuali pada imunisasi HPV. Namun, efek samping yang terjadi biasanya bersifat ringan, seperti gejala nyeri dan kemerahan pada area bekas suntikan, demam, sakit kepala, nyeri otot, mual, muntah, dan sakit perut. Efek samping ini dapat dicegah dengan tetap duduk selama minimal 15 menit setelah pemberian vaksin.
  5. Tidak Akan Mengganggu Kesuburan Anak Kelak Info yang juga kerap beredar adalah imunisasi HPV pada anak dapat mengganggu kesuburan. Namun, hal ini tentunya sangat keliru. Imunisasi HPV tidak terbukti menyebabkan masalah pada kesuburan anak di kemudian hari, kok. Vaksin ini hanya bekerja untuk mencegah infeksi virus HPV, yang dapat menyebabkan kanker serviks.

Kepala MI Hidayatul Mubtadiin Bangsal Ninik Winarsih, S.S, berharap setelah mendapat penuturan dari nakes kelak dapat memberikan manfaat terhadap kesuburan seorang wanita justru dapat terganggu ketika terserang kanker serviks sebelum memiliki anak. Hal ini disebabkan oleh efek pengobatan kanker serviks seperti pengangkatan leher rahim.

admin e warta mi hidayatul mubtadiin sumbertebu

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top