Edisi 349 : RA Nurul Hidayah Bangsal – Menjenguk Teman yang Sakit, untuk Menumbuhkan Jiwa Sosial siswa RA Nurul Hidayah Sejak Dini

Senin, 16 Oktober 2023

Edisi 349 : RA Nurul Hidayah Bangsal – Menjenguk Teman yang Sakit, untuk Menumbuhkan Jiwa Sosial siswa RA Nurul Hidayah Sejak Dini

Mojokerto, (16/10/2023). Manusia adalah makhluk sosial. Dalam berkeluarga, berteman, berorganisasi, bermasyarakat, manusia akan senantiasa membutuhkan satu sama lain. Rasa solidaritas diantara sesama ini akan mewujudkan sikap kebersamaan, tenggang rasa, saling menghormati, menghargai, menolong dan lain-lain. Agama Islam menyebutnya akhlak mahmudah atau akhlak yang terpuji. Manusia akan mencapai derajat yang mulia jika mereka bisa mengaplikasikan sikap terpuji ini dalam kehidupan sehari-harinya.

Salah satu sikap terpuji adalah menjenguk teman yang sakit. Menjenguk teman yang sakit akan menambah pahala dari Allah. Disamping itu, akan terjalin hubungan yang akrab, saling menyayangi antara orang menjenguk dan yang dijenguk.  Beberapa manfaatnya adalah : 1.    Menumbuhkan sikap kepeduliaan, jiwa sosial, antar sesame, 2.    Menumbuhkan nilai-nilai moral dan keagamaan, 3.    Menyenangkan hati teman yang dijenguk, 4.    Pendidikan akhlak, 5.    Menumbuhkan rasa kepekaan untuk bisa memahami perasaan orang lain ketika berinteraksi

Dalam konteks pendidikan anak usia dini, penumbuhan nilai-nilai moral sangat tepat diberikan ketika anak sudah mulai bisa berinteraksi dengan sesamanya. Dalam psikologi anak, ini disebut dengan perkembangan sosial-emosional. Perkembangan sosial adalah tingkat jalinan interaksi anak dengan orang lain, mulai dari orang tua, saudara, teman bermain, hingga masyarakat secara luas. Sementara perkembangan emosional adalah luapan perasaan ketika anak berinteraksi dengan orang lain. Dengan demikian, perkembangan sosial-emosional adalah kepekaan anak untuk bisa memahami perasaan orang lain.

merupakan keutamaan yang besar dan pahala yang agung. Nabi Muhammad bersabda, “Barangsiapa menjenguk orang sakit maka berserulah seorang penyeru dari langit (Malaikat), “Bagus engkau, bagus perjalananmu, dan engkau telah mempersiapkan tempat tinggal di dalam surga . Mengunjungi dan menjenguk orang sakit merupakan kewajiban setiap muslim, terutama orang yang memiliki hubungan dengan dirinya, seperti kerabat dekat, tetangga, saudara yang senasab, sahabat dan lain sebagainya. Menjenguk orang sakit termasuk amal shalih yang paling utama yang dapat mendekatkan kita kepada Allah Taala, kepada ampunan, rahmat dan Surga-Nya. Kedatangan Mengunjungi orang sakit merupakan perbuatan mulia, dan terdapat keutamaan yang agung, serta pahala yang sangat besar, dan merupakan salah satu hak setiap muslim terhadap muslim .

By. Naning kepala RA NH

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top